Friday, January 1, 2016

Ilmu Pendidikan (Tujuan Teori Nativisme)

Tujuan teori Nativisme

1.      Mampu memunculkan bakat yang di miliki
Bakat merupakan potensi atau kecakapan dasar yang di bawa sejak lahir. Setiap individu mempunyai bakat yang berbeda-beda. Seseorang akan mudah mempelajari sesuatu sesuai dengan bakatnya. Karena dengan manusia  mengetahui bakatnya akan semakin mudah untuk mengembangkan potensinya.[1]
2.      Mendorong manusia mewujudkan diri yang berkompetensi
Manusia bisa lebih antusiasme, semangat besar , kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bakatnya agar mampu bersaing dalam menghadapi arus globalisasi.
3.      Mendorong manusia dalam menentukan pilihan
Manusia diharapkan memiliki sifat bijaksana dan memiliki sikap tangung jawab dalam menentukan pilihan.
4.      Mendorong manusia untuk mengembangkan potensi dalam diri seseorang
Seseorang menguasai pengetahuan khusus (dengan latihan) , keterampilan atau serangkaian respons yang terorganisir. Misalnya: kemampuan musikal.[2]
5.      Mendorong manusia mengenali bakat dan minat yang dimiliki
Potensi-potensi yang dimiliki anak-anak harus mengalami perkembangan serta membutuhkan latihan-latihan. Di samping itu, tiap-tiap potensi atau kesanggupan mempunyai masa keatangan masing-masing.[3] Jadi semakin dini anak mengenali bakat akan semakin lebih optimal dalam memaksimalkan bakat dan potensinya .




[1] Abu Ahmadi dan Widodo Supriyono, Psikologi Belajar, (Jakarta:PT Rineka Cipta, 1991) hlm 78-79.
[2] Sutirna, Perkembangan & Pertumbuhan Peserta Didik, (Yogyakarta: CV Andi Offset, ),hlm 133.
[3] NgalimPurwanto, IlmuPendidikandanTeoritis, (Bandung: PT RemajaRosdakarya, 2014), hlm 67.

No comments:

Post a Comment